Nano Seng Oksida dapat digunakan sebagai aditif antibakteri dan antidiare yang ramah lingkungan, cocok untuk mencegah dan mengobati disentri pada babi yang disapih dan berukuran sedang hingga besar, meningkatkan nafsu makan, dan dapat sepenuhnya menggantikan seng oksida kelas pakan biasa.
Fitur Produk:
(1) Sifat adsorpsi yang kuat, pengendalian diare yang cepat dan efektif, serta mendorong pertumbuhan.
(2) Dapat mengatur usus, membunuh bakteri dan menghambat bakteri, secara efektif mencegah diare dan diare.
(3) Gunakan lebih sedikit untuk menghindari dampak diet tinggi seng pada bulu.
(4) Hindari efek antagonistik kelebihan seng terhadap unsur mineral dan nutrisi lainnya.
(5) Dampak lingkungan rendah, aman, efisien, ramah lingkungan, dan mengurangi polusi logam berat.
(6) Mengurangi polusi logam berat pada tubuh hewan.
Nano seng oksidaSebagai jenis nanomaterial, seng oksida memiliki aktivitas biologis yang tinggi, tingkat penyerapan yang tinggi, kapasitas antioksidan yang kuat, aman dan stabil, dan saat ini merupakan sumber seng yang paling ideal. Mengganti seng oksida tinggi dengan nano seng oksida dalam pakan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan seng hewan, tetapi juga mengurangi pencemaran lingkungan.
Penggunaan nano seng oksida dapat memiliki efek antibakteri dan bakteriostatik, sekaligus meningkatkan kinerja produksi hewan.
Penerapannano seng oksidaDalam pakan babi, hal ini terutama tercermin dalam aspek-aspek berikut:
1. Meredakan stres saat penyapihan
Nano seng oksidaDapat menghambat perkembangbiakan bakteri berbahaya di usus dan mengurangi terjadinya diare, terutama dalam dua minggu pertama setelah penyapihan anak babi, dengan efek yang signifikan. Penelitian menunjukkan bahwa efek antibakterinya lebih unggul daripada seng oksida biasa dan dapat mengurangiAngka kejadian diare dalam 14 hari setelah penyapihan.
2.Meningkatkan pertumbuhan dan metabolisme
Partikel berukuran nano dapat meningkatkan ketersediaan hayati seng, mendorong sintesis protein dan efisiensi pemanfaatan nitrogen, mengurangi ekskresi nitrogen melalui feses dan urin, serta memperbaiki lingkungan budidaya perikanan.
3. Keamanan dan stabilitas
Nano seng oksidaBahan ini sendiri tidak beracun dan dapat menyerap mikotoksin, sehingga menghindari masalah kesehatan yang disebabkan oleh jamur pada pakan ternak.

Pembatasan peraturan
Menurut peraturan terbaru dari Kementerian Pertanian (direvisi pada Juni 2025), batas maksimum seng dalam pakan anak babi selama dua minggu pertama setelah penyapihan adalah 1600 mg/kg (dihitung sebagai seng), dan tanggal kedaluwarsa harus dicantumkan pada label.
Waktu posting: 22 Agustus 2025
