Tributirin (TB)DanMonolaurin (GML)Sebagai aditif pakan fungsional, senyawa-senyawa ini memiliki berbagai efek fisiologis dalam peternakan ayam petelur, secara signifikan meningkatkan performa produksi telur, kualitas telur, kesehatan usus, dan metabolisme lipid. Berikut adalah fungsi dan mekanisme utamanya:
1. Meningkatkan kinerja produksi telur
Gliserol Monolaurat(GML)

Penambahan 0,15-0,45 g/kg GML pada pakan ayam petelur dapat secara signifikan meningkatkan tingkat produksi telur, mengurangi rasio konversi pakan, dan meningkatkan berat rata-rata telur.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 300-450mg/kg GML dapat meningkatkan tingkat produksi telur ayam petelur dan mengurangi tingkat telur cacat.
Dalam percobaan pada ayam broiler, 500 mg/kg TB dapat menunda penurunan tingkat produksi telur pada tahap akhir bertelur, meningkatkan kekuatan cangkang telur, dan mengurangi tingkat penetasan.
Dikombinasikan denganGML(seperti formula yang dipatenkan) dapat memperpanjang periode puncak produksi telur dan meningkatkan keuntungan ekonomi.
2. Meningkatkan kualitas telur
Fungsi GML
Meningkatkan tinggi protein, satuan Haff (HU), dan meningkatkan warna kuning telur.
Sesuaikan komposisi asam lemak kuning telur, tingkatkan asam lemak tak jenuh ganda (PUFA) dan asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA), serta kurangi kandungan asam lemak jenuh (SFA).
Pada dosis 300 mg/kg, GML secara signifikan meningkatkan kekerasan cangkang telur dan kandungan protein putih telur.
Fungsi dariTB
Meningkatkan kekuatan cangkang telur dan mengurangi tingkat pecahnya cangkang (seperti mengurangi 58,62-75,86% dalam percobaan).
Meningkatkan ekspresi gen yang terkait dengan pengendapan kalsium di rahim (seperti CAPB-D28K, OC17) dan memperbaiki kalsifikasi cangkang telur.
3. Mengatur metabolisme lipid dan fungsi antioksidan
Fungsi GML
Mengurangi trigliserida serum (TG), kolesterol total (TC), dan kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL-C), serta mengurangi penumpukan lemak perut.
Meningkatkan aktivitas serum superoksida dismutase (SOD) dan glutathione peroksidase (GSH Px), mengurangi kadar malondialdehyde (MDA), dan meningkatkan kapasitas antioksidan.
Fungsi dariTB
Mengurangi kadar trigliserida hati (10,2-34,23%) dan meningkatkan ekspresi gen yang terkait dengan oksidasi lemak (seperti CPT1).
Mengurangi kadar serum alkaline phosphatase (AKP) dan MDA, serta meningkatkan kapasitas antioksidan total (T-AOC).
4. Meningkatkan kesehatan usus
Fungsi GML
Meningkatkan panjang vili dan rasio vili terhadap vili (V/C) pada jejunum untuk memperbaiki morfologi usus.
Menurunkan faktor pro-inflamasi (seperti IL-1 β, TNF - α), meningkatkan faktor anti-inflamasi (seperti IL-4, IL-10), dan meningkatkan fungsi sawar usus.
Mengoptimalkan struktur mikrobiota sekum, mengurangi proporsi Proteobacteria, dan mendorong pertumbuhan bakteri menguntungkan seperti Spirogyraceae.
Fungsi TB
Menyesuaikan nilai pH usus, mendorong perkembangbiakan bakteri baik (seperti lactobacillus), dan menghambat bakteri berbahaya.
Peningkatan ekspresi gen protein tight junction (seperti Occludin, CLDN4) meningkatkan integritas sawar usus.
5. Efek pengaturan imun
Fungsi GML
Meningkatkan indeks limpa dan indeks timus, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.
Mengurangi penanda inflamasi serum seperti aspartat aminotransferase (AST) dan alanin aminotransferase (ALT).
Fungsi TB
Mengurangi respons peradangan usus dengan mengatur jalur reseptor Toll-like (TLR2/4).
6. Efek aplikasi gabungan
Penelitian paten menunjukkan bahwa kombinasi GML dan TB (seperti 20-40 TB + 15-30 GML) dapat secara sinergis meningkatkan tingkat produksi telur ayam petelur (92,56% vs. 89,5%), mengurangi peradangan tuba, dan memperpanjang periode puncak produksi telur.
Ringkasan:
Gliserol Monolaurat (GML)DanTributirin (TB)memiliki efek komplementer dalam peternakan ayam:
GMLberfokus padameningkatkan kualitas telur, mengatur metabolisme lipid, dan aktivitas antioksidan;
TBberfokus padameningkatkan kesehatan usus dan metabolisme kalsium;
Kombinasi tersebut dapatMemberikan efek sinergis, secara komprehensif meningkatkan kinerja produksi dan kualitas telur.
Waktu posting: 31 Desember 2025

