Surfaktan amfoterik seri betaine adalah surfaktan amfoterik yang mengandung atom N basa kuat. Surfaktan ini merupakan garam netral sejati dengan rentang isoelektrik yang luas. Surfaktan ini menunjukkan karakteristik dipol dalam rentang yang luas. Terdapat banyak bukti bahwa surfaktan betaine ada dalam bentuk garam internal. Oleh karena itu, surfaktan ini kadang-kadang disebut surfaktan garam internal amonium kuaterner. Berdasarkan pembawa pusat muatan negatif yang berbeda, surfaktan betaine yang dilaporkan dalam penelitian ini dapat dibagi menjadi betaine karboksil, betaine sulfonat, betaine fosforat, dan lain-lain.
Surfaktan amfoterik seri betaine adalah garam netral dengan rentang isoelektrik yang luas. Surfaktan ini menunjukkan karakteristik dipol dalam rentang pH yang luas. Karena adanya nitrogen amonium kuaterner dalam molekul, sebagian besar surfaktan betaine memiliki stabilitas kimia yang baik dalam media asam dan basa. Selama molekul tersebut tidak mengandung gugus fungsional seperti ikatan eter dan ikatan ester, umumnya surfaktan ini memiliki ketahanan oksidasi yang baik.
Surfaktan amfoterik seri betaine mudah larut dalam air, asam dan basa pekat, dan bahkan dalam larutan garam anorganik pekat. Surfaktan ini tidak mudah bereaksi dengan logam alkali tanah dan ion logam lainnya. Betaine rantai panjang mudah larut dalam medium berair dan tidak terpengaruh oleh pH. Kelarutan betaine terutama dipengaruhi oleh jumlah atom karbon. Konsentrasi lauramide propyl betaine sx-lab30 yang terlarut dalam medium berair dapat mencapai 35%, tetapi kelarutan homolog dengan rantai karbon yang lebih panjang sangat rendah.
Ketahanan surfaktan terhadap air sadah ditunjukkan oleh toleransinya terhadap ion sadah kalsium dan magnesium serta daya dispersinya terhadap sabun kalsium. Banyak surfaktan amfoter betaine menunjukkan stabilitas yang sangat baik terhadap ion kalsium dan magnesium. Stabilitas ion kalsium dari sebagian besar surfaktan amfoter sulfobetain stabil, sedangkan nilai stabilitas ion kalsium dari senyawa amina sekunder yang sesuai jauh lebih rendah.
Surfaktan amfoterik seri betaine kaya akan busa. Setelah dikombinasikan dengan surfaktan anionik, molekul-molekul tersebut berinteraksi kuat. Efek pembusaan dan pembentukan busa meningkat secara signifikan. Selain itu, sifat busa surfaktan betaine tidak dipengaruhi oleh kesadahan air dan pH medium. Surfaktan ini digunakan sebagai agen pembusa atau penghasil busa, dan dapat digunakan dalam rentang pH yang luas.
Waktu posting: 23 Desember 2021
