Apa itu DMT?
Berikut adalah legenda yang menarik: Jika ditaburkan di atas batu, ikan akan "menggigit" batu tersebut dan mengabaikan cacing tanah di sampingnya.
PeranDMT (dimetil-β-tiatin asetat)Dalam budidaya udang, hal ini terutama tercermin dalam aspek-aspek berikut: induksi pemberian pakan, mendorong pertumbuhan, meningkatkan ketahanan terhadap stres, mendorong pergantian kulit, dan melindungi fungsi hati.
Efek induksi makan: DMT dapat merangsang saraf penciuman udang secara kuat, meningkatkan frekuensi makan dan asupan pakan. Ini meningkatkan kemampuan udang untuk membedakan makanan dengan mensimulasikan rangsangan zat kimia konsentrasi rendah di dalam air, sehingga meningkatkan tingkat pemanfaatan pakan.
Mendorong pertumbuhan: Sebagai donor metil yang efisien,DMTDapat meningkatkan sekresi enzim pencernaan pada udang, memperbaiki pencernaan dan penyerapan nutrisi, sehingga meningkatkan laju pertumbuhan udang.
Meningkatkan ketahanan terhadap stres: DMT dapat meningkatkan motilitas dan ketahanan udang terhadap stres, seperti toleransi terhadap suhu tinggi dan hipoksia, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi dan tingkat kelangsungan hidup udang muda.
Mendorong proses pergantian kulit:DMTMemiliki efek yang mirip dengan hormon molting, yang dapat meningkatkan kecepatan molting udang dan kepiting, terutama pada tahap pertengahan dan akhir budidaya udang dan kepiting, efeknya lebih terlihat jelas.
Fungsi pelindung hati: DMT juga memiliki fungsi pelindung hati, yang dapat meningkatkan status kesehatan hewan, mengurangi rasio organ dalam terhadap berat badan, dan meningkatkan nilai konsumsi udang.
Perlu dicatat bahwaDMTDMT merupakan zat asam. Saat digunakan, kontak langsung dengan aditif alkali harus dihindari. Dalam aplikasi praktis, DMT dapat ditambahkan ke pakan udang sesuai dengan dosis yang disarankan.
Produk ini dapat ditambahkan ke berbagai bentuk pakan konsumsi, seperti premix dan konsentrat, dan cakupannya tidak terbatas pada pakan akuatik tetapi juga termasuk umpan pancing. Produk ini dapat ditambahkan secara langsung atau tidak langsung, asalkan cita rasanya dapat tercampur merata dengan pakan.
【Dosis yang Disarankan】 Udang: 200-300 gram per ton pakan lengkap; Ikan: 50 gram
Waktu posting: 03 Juni 2025

