Betaine Hidroklorida (CAS NO. 590-46-5)
Betaine Hidroklorida adalah aditif nutrisi yang efisien, berkualitas unggul, dan ekonomis; banyak digunakan untuk membantu hewan makan lebih banyak. Hewan tersebut dapat berupa unggas, ternak, dan hewan air.
Betain anhidrat,Sejenis bio-stearin, merupakan agen percepatan pertumbuhan baru yang sangat efisien. Sifat netralnya mengubah kelemahan betaine HCL.Dantidak bereaksi dengan bahan baku lainnya, yang akan membuat betaine bekerja lebih baik.
BetaineBetain adalah alkaloid amina kuaterner, yang dinamakan betain karena pertama kali diisolasi dari molase bit gula. Betain terutama ditemukan dalam sirup gula bit dan banyak terdapat pada tumbuhan. Senyawa ini merupakan donor metil yang efisien pada hewan dan berpartisipasi dalam metabolisme metil. Betain dapat menggantikan sebagian metionin dan kolin dalam pakan, meningkatkan nafsu makan dan pertumbuhan hewan, serta meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan. Berikut adalah pengenalan rinci tentang efektivitas betain dalam produk perairan.
1. Dapat digunakan sebagaipenarik pakan
Pemberian pakan ikan tidak hanya bergantung pada penglihatan, tetapi juga pada penciuman dan rasa. Meskipun pakan buatan yang digunakan dalam budidaya perikanan kaya nutrisi, namun tidak cukup untuk merangsang nafsu makan hewan air. Betaine memiliki rasa manis yang unik dan rasa umami yang sensitif bagi ikan dan udang, menjadikannya penarik yang ideal. Penambahan 0,5% hingga 1,5% betaine pada pakan ikan memiliki efek stimulasi yang kuat pada indra penciuman dan rasa semua ikan dan krustasea seperti udang. Ia memiliki daya tarik yang kuat, meningkatkan cita rasa pakan, mempersingkat waktu pemberian pakan, meningkatkan pencernaan dan penyerapan, mempercepat pertumbuhan ikan dan udang, dan menghindari pencemaran air yang disebabkan oleh limbah pakan. Penarik betaine memiliki efek meningkatkan nafsu makan, meningkatkan daya tahan terhadap penyakit dan kekebalan tubuh, dan dapat mengatasi masalah ikan dan udang yang sakit menolak memakan umpan obat dan mengimbangi penurunanasupan pakanikan dan udang yang mengalami stres.
2. Meredakan stres
Berbagai reaksi stres sangat memengaruhi pemberian makan dan pertumbuhanhewan air, mengurangi tingkat kelangsungan hidup, dan bahkan menyebabkan kematian. Penambahan betaine pada pakan dapat membantu meningkatkan penurunan asupan makanan hewan air dalam kondisi penyakit atau stres, mempertahankan asupan nutrisi, dan mengurangi kondisi atau reaksi stres tertentu. Betaine membantu salmon melawan stres dingin di bawah 10 ℃ dan merupakan aditif pakan yang ideal untuk spesies ikan tertentu selama musim dingin. Bibit ikan mas rumput yang diangkut jarak jauh ditempatkan di kolam A dan B dengan kondisi yang sama. 0,3% betaine ditambahkan ke pakan ikan mas rumput di kolam A, sedangkan betaine tidak ditambahkan ke pakan ikan mas rumput di kolam B. Hasil menunjukkan bahwa bibit ikan mas rumput di kolam A aktif dan makan dengan cepat di dalam air, dan tidak ada bibit ikan yang mati; Bibit ikan di kolam B makan dengan lambat, dengan tingkat kematian 4,5%, menunjukkan bahwa betaine memiliki efek anti stres.
3. Ganti kolin
Kolin merupakan nutrisi penting bagi tubuh hewan, yang menyediakan gugus metil untuk berpartisipasi dalam reaksi metabolisme. Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian menemukan bahwa betaine juga dapat menyediakan gugus metil bagi tubuh. Efisiensi betaine dalam menyediakan gugus metil adalah 2,3 kali lipat dibandingkan kolin klorida, menjadikannya donor metil yang lebih efektif.
Sejumlah betaine dapat ditambahkan ke pakan akuatik untuk menggantikan sebagian kolin. Setengah dari kebutuhan kolin untuk ikan trout pelangi harus dipenuhi, dan setengah sisanya dapat digantikan oleh betaine. Setelah mengganti sejumlah kolin klorida yang sesuai denganbetaineDengan pemberian pakan tambahan, panjang tubuh rata-rata Macrobrachium rosenbergii meningkat sebesar 27,63% dibandingkan dengan kelompok kontrol tanpa penggantian setelah 150 hari, dan koefisien pakan menurun sebesar 8%.
Waktu posting: 29 Agustus 2024

