Prinsip-prinsip kimia surfaktan – TMAO

Surfaktan adalah golongan zat kimia yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan produksi industri.

Mereka memiliki karakteristik mengurangi tegangan permukaan cairan dan meningkatkan kemampuan interaksi antara cairan dan padatan atau gas.

TMAO, Trimetilamina oksida, dihidrat, Nomor CAS: 62637-93-8, yang merupakan zat aktif permukaan dan surfaktan, dapat digunakan pada bahan pembantu pencucian.

Harga TMAO 62637-93-8

Oksidan lemah TMAO

Trimetilamina oksida, sebagai oksidan lemah, digunakan dalam reaksi kimia untuk sintesis aldehida, oksidasi borana organik, dan pelepasan ligan organik dari senyawa besi karbonil.

  •  Struktur surfaktan

Surfaktan terbagi menjadi dua bagian: gugus hidrofilik dan gugus hidrofobik. Gugus hidrofilik adalah gugus polar yang terdiri dari atom-atom seperti oksigen, nitrogen, atau sulfur yang bersifat hidrofilik. Gugus hidrofobik adalah bagian hidrofobik, biasanya terdiri dari gugus non-polar seperti gugus alkil rantai panjang atau gugus aromatik. Struktur ini memungkinkan surfaktan untuk berinteraksi dengan air dan zat hidrofobik seperti minyak.

  •  Mekanisme kerja surfaktan

Surfaktan membentuk lapisan molekuler di permukaan cairan, yang dikenal sebagai lapisan adsorpsi. Pembentukan lapisan adsorpsi disebabkan oleh pembentukan ikatan hidrogen antara gugus hidrofilik molekul surfaktan dan molekul air, sementara gugus hidrofobik berinteraksi dengan molekul udara atau minyak. Lapisan adsorpsi ini dapat mengurangi tegangan permukaan cairan, sehingga memudahkan cairan untuk membasahi permukaan padat.

Surfaktan juga dapat membentuk struktur misel. Ketika konsentrasi surfaktan melebihi konsentrasi misel kritis, molekul surfaktan akan menyusun diri untuk membentuk misel. Misel adalah struktur bulat kecil yang terbentuk oleh gugus hidrofilik yang menghadap fase air dan gugus hidrofobik yang menghadap ke dalam. Misel dapat membungkus zat hidrofobik seperti minyak dan mendispersikannya dalam fase air, sehingga mencapai efek pengemulsian, pendispersian, dan pelarutan.

  • Bidang aplikasi surfaktan

1. Bahan pembersih: Surfaktan adalah komponen utama bahan pembersih, yang dapat mengurangi tegangan permukaan air, sehingga memudahkan air untuk membasahi dan menembus, dan dengan demikian meningkatkan efek pembersihan. Misalnya, bahan pembersih seperti deterjen pakaian dan deterjen pencuci piring semuanya mengandung surfaktan.

2. Produk perawatan pribadi: Surfaktan dapat membuat produk perawatan pribadi seperti sampo dan sabun mandi menghasilkan busa yang melimpah, sehingga memberikan efek pembersihan yang baik.

3. Kosmetik: Surfaktan berperan dalam mengemulsi, mendispersi, dan menstabilkan kosmetik. Misalnya, pengemulsi dan pendispersi dalam losion, krim wajah, dan kosmetik adalah surfaktan.

4. Pestisida dan aditif pertanian: Surfaktan dapat meningkatkan kemampuan pembasahan dan permeabilitas pestisida, meningkatkan efek adsorpsi dan permeasinya, serta meningkatkan efektivitas pestisida.

5. Industri perminyakan dan kimia: Surfaktan memainkan peran penting dalam proses seperti ekstraksi minyak, injeksi air lapangan minyak, dan pemisahan minyak-air. Selain itu, surfaktan banyak digunakan dalam pelumas, penghambat karat, pengemulsi, dan bidang lainnya.

Ringkasan:

Surfaktan adalah jenis zat kimia yang memiliki kemampuan untuk mengurangi tegangan permukaan cairan dan meningkatkan interaksi antara cairan dan padatan atau gas. Strukturnya terdiri dari gugus hidrofilik dan hidrofobik, yang dapat membentuk lapisan adsorpsi dan struktur misel. Surfaktan banyak digunakan dalam bahan pembersih, produk perawatan pribadi, kosmetik, pestisida dan aditif pertanian, industri perminyakan dan kimia, serta bidang lainnya. Dengan memahami prinsip-prinsip kimia surfaktan, kita dapat lebih memahami aplikasi dan mekanisme kerjanya di berbagai bidang.

 

 


Waktu posting: 18 Maret 2024